You are currently viewing Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Fitri – Hari kemenangan hampir tiba setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan yang mulia kini saatnya kita menggapai kemenangan dengan melaksanakan sholat idul fitri.

Berikut adalah tata cara sholat 2 ied yaitu sholat Idul Fitri dan sholat Idul Adha seperti yang admin kutip dari kitab Fathul Qarib Al-Mujib Fi Syarhi Al-Fazi At-Taqrib.

Sholat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha hukumnya sunnah muakad, dilaksanakan secara berjamaah bagi orang sendirian, musafir, merdeka, budak, banci dan wanita yang tidak cantik dan tidak genit (dzatul haiat).

Sedangkan untuk wanita lanjut usia maka sunnah menghadiri sholat ied dengan menggunakan pakaian sehari-hari tanpa menggunakan wewangian.

Dan waktunya sholat ied adalah sejak matahari terbit hingga tergelincir ke barat.

Baca Juga : Pengertian Zakat Fitrah, Syarat Wajib Zakat Fitrah, Dan Golongan Yang Wajib Menerima Zakat

Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha

Sholat Ied berjumlah 2 rakaat baik Idul Fitri maupun Idul adha diawali dengan Takbiratul Ihram dibarengi dengan niat, lalu membaca doa iftitah.

Pada rakaat pertama membaca takbir sebanyak 7 kali tidak termasuk takbiratul ihram, lalu membaca ta’awudz, surat Al-fatihah dan surat Qaf dengan suara keras.

Kemudian pada rakaat kedua membaca takbir sebanyak 5 kali tidak termasuk takbir bangun dari sujud (takbir berdiri), kemudian membaca ta’awudz membaca surat Al-fatihah dan surat Iqtarabat (Al-Qamar) dengan suara keras.

Setelah melaksanakan sholat dua rakaat, sunnah melakukan dua khutbah dengan membaca takbir sembilan kali secara terus menerus di permulaan khutbah pertama, dan membaca takbir tujuh kali secara terus menerus di permulaan khutbah kedua.

Seandainya kedua khutbah dipisah dengan bacaan tahmid, tahlil dan puji-pujian, maka hal itu adalah baik.

Baca Juga : Memahami Makna Isti’adzah atau Ta’awudz

Takbir Hari Raya

Takbir Hari raya ada dua macam :

Takbir Mursal, yakni takbir hari raya Idul Fitri yang tidak lagi dibaca setelah usai sholat Ied, ataupun sholat-sholat fardhu.

Takbir Muqayad, yakni takbir hari raya Idul Adha yang terus berkumandang setelah sholat Ied, sepanjang hari-hari tasyrik, sesudah shalat, penyusun kitab memulai keterangannya bahwa mengumandangkan takbir sunnah bagi setiap pria, wanita, yang hadir atau bermukim tetap, musafir, penghuni asrama atau tempat-tempat lain, di jalan, ataupun di pasar, sejak matahari tenggelam (hari terakhir Ramadhan) pada malam Idul Fitri.

Pengumandangan takbir ini dilakukan terus-menerus sampai Imam masuk untuk memuali sholat Ied. Adapun takbir di malam Idul Fitri setelah sholat-sholat fardhu tidak disunnahkan namun Imam Nawawi menetapkan bahwa bertakbir setelah sholat-sholat fardu hukumnya sunnah.

Sedangkan takbir pada hari raya Idul Adha itu dikumandangkan setelah sholat-sholat fardhu, baik orang itu mengerjakan sholat tepat waktu ataupun yang qadha’.

Begitu juga setelah sholat rawatib, sholat sunnah mutlak dan sholat jenazah, mulai waktu Subuh hari Arafah hingga Ashar di akhir hari Tasyrik.

Adapun bentuk lafal takbir adalah sebagai berikut :

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، لَا إِلهَ إلَاّ اللهَ، وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أكبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً، لَا إِلهَ إلَاّ اللهَ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَّمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

ِArtinya : Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, dan segala puji hanya milik Allah. Allah Maha Besar dengan sesungguhnya. Dan segala puji yang banyak hanyak untuk Allah. Maha Suci Allah di waktu pagi dan sore. Tidak ada tuhan selain Allah, hanya Allah. Yang Telah membenarkan janji-Nya, Menolong hamba-Nya, memenangkan pasukan-Nya dan mengalahkan musuh-musuhnya hanya dengan sendirian.

Baca Juga : Download Aqidatul Awam PDF Lengkap Teks Arab dan Terjemah

Sunnah-Sunnah Pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha

  • Mandi dan Makan sebelum sholat Idul Fitri
  • Memakai wewangian dan bersiwak
  • Menggunakan pakaian terbaik
  • Pergi dan pulang dengan jalan berbeda

Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk kembali lagi dilain kesempatan yang Anda miliki.

Leave a Reply